Selasa, 28 Februari 2017

Trik agar mobil bisa tetap awet walau memakai bio solar

Penulis sebelumya sudah membahas bagaimana bio solar juga bisa mempengaruhi oli mesin sehingga membuat oli mesin jadi lebih pendek masa pakainya. Bahan FAME membuat baik solarnya atau oli mesin menjadi lebih mudah teroksidasi dan terdegradasi atau terurai. Di luar negeri, walau sama sama dari bahan minyak kelapa sawit, mereka sudah meninggalkan FAME dan menggunakan HVO atau BTL.

Link: Alasan mengapa bio solar bisa merusak mesin adalah juga karena bisa mempengaruhi oli mesin

Mungkin idealnya adalah menghindari memakai bio solar. Namun sekarang ini

Senin, 27 Februari 2017

Syukurlah yang pakai lampu depan LED putih belum banyak, tapi lampu jauh juga tetap mengganggu dikala hujan

Beberapa hari yang lalu penulis nyetir mobil bersama keluarga. Saat itu hujan sehingga menyalakan wiper. Di saat itulah penulis merasakan nggak enaknya kalau disinari lampu depan.

Mobil penulis adalah Daihatsu Ayla. Posisi kaca mobil sebenarnya ada diatas rata rata lampunya motor.

Jumat, 17 Februari 2017

Mobil pakai bio solar harus ganti oli jauh lebih sering jangan long drain interval

Artikel ini mengingatkan lebih lanjut efek dari sifat yang mudah terdegradasi dari bahan bakar bio solar yang sebelumnya sudah penulis bahas sebelumnya:
Alasan mengapa bio solar bisa merusak mesin adalah juga karena bisa mempengaruhi oli mesin

Sifat mudah terdegradasi dan mudah teroksidasi dari bio solar ternyata sangat mempengaruhi oli mesin juga. Yang paling mudah kelihatan adalah sifat oksidasi membuat oli lebih mudah hitam. Sehingga pemakaian yang berkepanjangan membuat oli hitam dan menggumpal. Ini ditunjukkan pada uji yang dilakukan oleh Mercedes Benz berikut ini:

Mobil jarang dipakai jangan pakai bio solar

Ini sekedar menegaskan informasi dari artikel sebelumnya:
Alasan mengapa bio solar bisa merusak mesin adalah juga karena bisa mempengaruhi oli mesin

Bio solar itu mudah terdegradasi. Selain itu mudah menyerap air. Ini menyebabkan bio solar yang disimpan lama mudah rusak, baik di dalam tangki bahan bakar ataupun penyimpanan pertamina.

Di petunjuk kendaraan John Deree, dikatakan bahwa masa penyimpanan bio diesel sebaiknya tidak lebih dari 3 bulan:

Bio solar itu bisa merusak mesin karena kandungan bio nya cepat terurai dan merusak oli mesin

Banyak blog yang membahas bagaimana pemakaian bio solar bisa membuat mesin rusak. Namun kebanyakan  membahas dari sisi aliran bahan bakarnya saja. Sepertinya efek dari bio solar pada oli mesin terlewatkan.

Contoh contoh dari warning pemakaian bio solar adalah sebagai berikut:

Rabu, 08 Februari 2017

Alasan sesungguhnya mengapa harus pilih oli dengan HTHS tinggi

Penulis prihatin karena di dunia oli Indonesia itu banyak salah paham walau sebenarnya itu bisa mudah di klarifikasi. Salah satu contohnya adalah soal HTHS.

HTHS itu singkatan dari High Temperature High Shear. Artinya temperatur tinggi dan kocokan tinggi. Di dunia oli Indonesia HTHS ini sering diartikan sebagai kemampuan oli dalam bertahan terhadap suhu tinggi dan kocokan tinggi. Ini kurang tepat.

Sebenarnya gampang untuk mencari informasi yang benar. Kita tinggal

Selasa, 07 Februari 2017

Alasan mengapa lampu depan LED putih itu menyilaukan, tidak bisa lihat jauh dan tidak nyaman

Sekarang lampu depan pakai LED sudah mulai populer. Karena masih baru, banyak yang menganggap LED ini teknologi masa depan. Namun menurut penulis lampu LED ini kurang bagus untuk dipakai di mobil. Berikut adalah alasan alasannya.


Sebenarnya LED sendiri macam macam warnanya. Entah mengapa, yang sering diimplementasikan adalah yang warnanya sangat putih. Untuk pembanding bisa dilihat di gambar berikut.

Minggu, 05 Februari 2017

Mengurangi tekanan angin ban untuk lebih empuk itu berbahaya!

Penulis melihat beberapa mobil ternyata tekanan anginnya kurang sehingga saat jalan ban terlihat mengembung. Beberapa orang juga menyarankan untuk mengurangi tekanan angin untuk membuat kendaraan lebih empuk.

Itu kebiasaan berbahaya.

Karena ban yang tekanan anginnya kurang lebih beresiko meletus. Ini diperingatkan bahkan di petunjuk penggunaan yang dikeluarkan oleh pabrik ban mobil berikut ini: